Ancaman Bom Mengguncang Hari Pertama Masuk Sekolah di SD Srengseng Sawah
Pagi yang seharusnya penuh semangat di SD Srengseng Sawah berubah menjadi ketegangan akibat menerima ancaman bom. Ancaman tersebut dikirimkan melalui pesan WhatsApp pada saat upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sedang berlangsung.
Laporan Ancaman Dimulai Setelah Upacara Selesai
Kepala SD Srengseng Sawah, Nurma, menyatakan bahwa laporan mengenai ancaman bom diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, karena kegiatan upacara sedang berlangsung, pesan tersebut baru diketahui setelah upacara selesai. Pesan ancaman tersebut dikirimkan secara pribadi kepada guru kelas satu dan petugas tata usaha (TU) sekolah melalui WhatsApp.
Langkah Tegas dalam Menghadapi Ancaman
Menyusul adanya ancaman bom, pihak sekolah segera mengambil tindakan tegas dengan evakuasi seluruh siswa sebagai langkah pengamanan. Polisi pun turut melakukan penyisiran di sekitar lingkungan sekolah untuk memastikan keamanan seluruh warga sekolah.
Ancaman bom di hari pertama masuk sekolah tentu menimbulkan kekhawatiran dan ketegangan di kalangan orangtua, siswa, dan masyarakat sekitar. Namun, langkah-langkah preventif yang diambil oleh pihak sekolah dan kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman dan menjamin keselamatan seluruh pihak yang terlibat.












