Berita  

Kisah Main Gundu Anak Sayuti Melik di Gang Sempit

Heru, Anak dari Sayuti Melik, mengungkapkan kenangannya akan kedekatan ayahnya dengan Presiden Soekarno. Menurutnya, hubungan keduanya tidak hanya sebatas pemimpin dan pembantu, melainkan lebih dalam lagi. Sayuti Melik sering menjadi teman diskusi sekaligus penerjemah pikiran Bung Karno.

Kedekatan yang Tak Terlupakan

“Pak Sayuti ngomong A, Bung Karno ngomong A. Dia sudah menerjemahkan maksudnya,” ungkap Heru, mengenang masa kecilnya. Bagi Heru, pada awalnya kedekatan itu mungkin biasa saja, namun seiring waktu, ia menyadari betapa pentingnya peran sang ayah di sekitar Bung Karno, termasuk dalam persiapan pidato Presiden di berbagai daerah.

Saat ini, kenangan-kengan itu menjadi bagian yang berharga bagi Heru, terutama karena kondisi kesehatannya yang semakin menurun. Di usianya yang sudah 84 tahun, Heru mengalami gangguan penglihatan sejak tahun 2016. Ia hanya dapat melihat dengan mata kirinya, sementara mata kanannya sudah tidak berfungsi.

Keterbatasan Kesehatan

Selain masalah penglihatan, Heru juga menderita diabetes yang memengaruhi fungsi sarafnya serta mulai menunjukkan gejala demensia. Meskipun dalam keterbatasan tersebut, Treyzia, pasangan Heru, tetap setia mendampinginya.

Mereka tinggal di sebuah gang sempit di Jakarta. Meskipun terbatas secara fisik, keluarga Heru tetap memiliki kenangan indah dari masa lalu, salah satunya adalah saat mereka bermain gundu bersama Megawati, putri dari Presiden Soekarno.

Demikianlah sedikit cerita tentang kedekatan Sayuti Melik dengan Bung Karno, yang diceritakan oleh Heru, anak dari Sayuti Melik sendiri.

Source link