Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) telah secara resmi merilis Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila dengan tujuan memperkuat karakter kebangsaan pada murid sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengungkapkan bahwa BTU merupakan instrumen penting dalam pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Sesuai dengan aturan tersebut, Pemerintah telah menetapkan Pendidikan Pancasila sebagai muatan wajib dalam kurikulum di semua satuan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Yudian juga menyampaikan pentingnya BTU Pendidikan Pancasila dalam mengembalikan nilai-nilai Pancasila ke dalam masyarakat, seiring dengan perubahan generasi dan waktu.
Dalam acara Rakornas bertajuk “Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK”, Yudian mengatakan bahwa BTU yang disusun oleh 120 ahli dari berbagai bidang, mencakup 24 buku siswa dan guru. BTU ini mencantumkan capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta materi Pancasila berdasarkan fakta sejarah yang akurat.
Yudian berharap bahwa melalui BTU, nilai-nilai Pancasila akan tumbuh kembali pada peserta didik yang sebelumnya terputus, dengan penekanan pada praktik aktualisasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. BTU Pendidikan Pancasila juga memberikan peran penting bagi guru agar dapat menjadi teladan dalam membentuk karakter bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, bukan hanya melalui hafalan tetapi juga melalui praktik nyata di lingkungan pendidikan.












