Berita  

6 Tersangka Kerusuhan DPR: Fakta & Tutorial Molotov

Pada awalnya, kerusuhan terjadi ketika ratusan pelajar mendatangi DPR tanpa pemberitahuan. Polisi akhirnya mengamankan 337 orang, termasuk 202 pelajar, 26 mahasiswa, dan beberapa warga umum. Setelah dilakukan pendataan dan konseling, mereka akhirnya dipulangkan keesokan harinya. Ade Ary mengungkapkan bahwa aksi tersebut tidak dimulai dari proses penyampaian pendapat, melainkan langsung terjadi kericuhan. Namun, ajakan untuk melakukan aksi tetap berlanjut melalui media sosial.

Pada tanggal 28 Agustus, kerusuhan kembali terjadi dan polisi berhasil mengamankan 794 orang, dimana mayoritas dari mereka adalah pelajar dari berbagai daerah. Kerusuhan ini terjadi dari Cirebon, Indramayu, Purwakarta, Cianjur, hingga Serang. Ade Ary menjelaskan bahwa sekitar pukul 08.30, sudah ada sekitar 100 orang yang diamankan. Ajakan yang meresahkan dari beberapa akun media sosial menjadi faktor pendorong dari terjadinya kerusuhan.

Kerusuhan terus berlanjut pada tanggal 29 Agustus, dimana polisi berhasil mengamankan 11 orang. Dan pada tanggal 30–31 Agustus, 205 orang berhasil diamankan, dimana 25 di antaranya dijadikan tersangka atas kasus pengrusakan fasilitas umum. Ade Ary menyampaikan bahwa total ada 38 tersangka yang ditahan terkait peristiwa anarkis, pengrusakan fasilitas umum, hingga tindak pidana melawan petugas.

Source link