Tim Gabungan Polda Jatim Usut Tragedi Ponpes Al Khoziny
Insiden di Pondok Pesantren Al Khoziny langsung memicu respons cepat dari aparat di Sidoarjo. Polsek Buduran bersama Polresta Sidoarjo segera membuat laporan polisi dan memusatkan langkah awal pada penyelamatan korban dari reruntuhan. Di lapangan, penanganan dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta unsur masyarakat.
Evakuasi Berlangsung di Tengah Reruntuhan
Proses evakuasi berlangsung dengan fokus utama pada pencarian dan penyelamatan korban yang masih terjebak. Hingga kini, total 171 korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Dari jumlah tersebut, 104 orang mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis, sementara 67 kantong jenazah diterima RS Bhayangkara Surabaya.
34 Jenazah Sudah Teridentifikasi
Dari 67 kantong jenazah yang diterima, 34 jenazah telah berhasil diidentifikasi. Jenazah yang sudah dikenali kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara itu, para korban selamat masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan yang disiapkan.
Koordinasi Aparat dan Relawan Diperkuat
Nanang menyebut, penanganan dilakukan secara berlapis agar seluruh korban bisa ditangani secepat mungkin, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia. Kolaborasi lintas unsur diharapkan mempercepat proses identifikasi, evakuasi, dan pendampingan bagi keluarga korban yang masih menunggu kepastian nasib kerabat mereka.
Source link












