Profil Dini Yuliani: Pendamping Setia Bupati Purwakarta Om Zein

Profil Dini Yuliani: Sosok Pendamping yang Dikenang Warga Purwakarta

Kabar duka datang dari Purwakarta. Dini Yuliani, istri Bupati Purwakarta Om Zein, wafat di RSUD Bayu Asih Purwakarta pada Selasa (28/10) sekitar pukul 03.10 WIB. Kepergiannya segera menyebar luas setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram resminya. Jenazah almarhumah kemudian dimakamkan di TPU Kampung Genggereng, Desa Salem.

Aktif Mendampingi di Balik Agenda Pemerintahan

Di mata banyak orang, Dini Yuliani bukan sekadar istri kepala daerah. Ia dikenal sebagai pendamping setia yang kerap hadir dalam berbagai agenda pemerintahan dan kegiatan sosial. Kehadirannya disebut memberi warna tersendiri dalam sejumlah kegiatan resmi maupun interaksi dengan masyarakat, terutama karena sikapnya yang hangat dan mudah berbaur.

Nama Dini cukup lekat di lingkungan Purwakarta dan Jawa Barat. Sosoknya kerap dipandang dekat dengan warga, para tokoh daerah, serta kegiatan sosial yang dijalankan bersama sang suami. Tak heran jika kabar wafatnya segera memunculkan rasa kehilangan dari banyak pihak yang pernah bersinggungan dengannya.

Pernah Duduk di DPRD dan Terjun ke Dunia Usaha

Sebelum dikenal luas sebagai pendamping Bupati Purwakarta, Dini Yuliani juga memiliki rekam jejak di ranah publik. Ia pernah aktif di DPRD Purwakarta dan terlibat dalam dunia usaha ritel serta kuliner. Aktivitas itu menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya hadir di balik jabatan sang suami, tetapi juga punya pengalaman sendiri dalam ruang sosial dan ekonomi.

Meski belum ada keterangan resmi mengenai penyakit yang dideritanya, keluarga menyebut Dini tetap kuat dan berjuang dengan tegar. Hingga kabar wafatnya diumumkan, publik masih menaruh perhatian pada sosok yang selama ini dikenal rendah hati dan konsisten mendampingi keluarga maupun kegiatan pemerintahan.

Ucapan Duka dari Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi salah satu tokoh yang menyampaikan duka mendalam. Dalam pernyataannya, ia meminta doa untuk almarhumah dan menggambarkan Dini Yuliani sebagai sosok yang tulus, setia, serta mendedikasikan hidupnya untuk keluarga. Ungkapan itu mempertegas betapa besar penghormatan yang diberikan banyak pihak atas kepergian Dini.

Di Purwakarta, kepergian Dini Yuliani meninggalkan ruang kosong bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi mereka yang mengenalnya sebagai figur yang dekat, aktif, dan konsisten hadir dalam berbagai kegiatan. Sosoknya kini dikenang lewat jejak keterlibatan dan kedekatannya dengan masyarakat yang selama ini ia jaga.

Source link