Lansia Belanja Uang Palsu di Jakbar: Pengakuan Pedagang

Seorang pedagang sembako di Pasar Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar) bernama Ririn (58) mengungkapkan insiden uang palsu yang digunakan oleh seorang perempuan lansia pada Selasa. Uang pecahan Rp100 ribu tersebut tidak menunjukkan watermark (gambar pahlawan) saat diterawang, yang membuat Ririn curiga. Setelah memeriksa uang tersebut, Ririn dengan yakin menyimpulkan bahwa uang tersebut palsu. Ternyata, tidak hanya Ririn yang menjadi korban, sejumlah pedagang lainnya juga jatuh ke dalam tipuan yang sama oleh perempuan lansia tersebut.

Pedagang lain meminta Ririn untuk memeriksa uang yang digunakan oleh perempuan lansia itu, dan setelah diterawang, terbukti uang tersebut palsu. Ririn pun kembali memberikan uang palsu tersebut kepada lansia yang akhirnya mengakui bahwa uang tersebut memang palsu. Setelah terungkap, lansia tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian dan diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, perempuan lansia itu merupakan seorang pedagang sayuran yang tinggal di daerah Grogol Petamburan, Jakbar. Dia diduga menggunakan uang palsu saat berbelanja di Pasar Patra untuk dijual kembali. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pedagang di Pasar Patra agar lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pembeli.

Kasus ini menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam transaksi sehari-hari, terutama ketika menyangkut pembayaran dengan uang tunai. Pedagang dan konsumen perlu waspada terhadap potensi penipuan dengan uang palsu dan segera melaporkan ke pihak berwenang apabila menemui kejanggalan terkait uang yang digunakan. Dengan demikian, diharapkan kasus-kasus seperti ini dapat dicegah dan tidak menimbulkan kerugian lebih lanjut bagi pihak terkait.

Source link