Pengeroyokan di Kalibata: Aktifkan Posko Jaga Jakarta

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, meminta seluruh jajaran untuk mengaktifkan Posko Jaga Jakarta di setiap wilayah mereka setelah terjadi pengeroyokan di Kalibata, Pancoran. Anwar menegaskan bahwa posko bukan hanya simbol, melainkan juga memiliki fungsi piket, buku laporan per jam yang disampaikan ke tingkat kota. Dia menekankan pentingnya aktifitas posko setiap hari sebagai bentuk antisipasi terhadap kerusuhan yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian material.

Dalam rangka mencegah hal-hal negatif, Anwar meminta agar seluruh kecamatan dan kelurahan mengaktifkan Posko Jaga Jakarta sesuai dengan Insekda Nomor 64 Tahun 2005 tentang Kesiapsiagaan Jaga Jakarta. Dia juga menyarankan agar selama piket di Posko Jaga Jakarta, tiga pilar dan warga tidak hanya tinggal diam di posko tetapi juga melakukan patroli wilayah untuk memastikan keamanan dan ketertiban, serta melaporkan kondisi tersebut secara berkala.

Anwar juga menyatakan bahwa tujuan dari pengaktifan posko siaga adalah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat mengancam keselamatan dan kesehatan, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kondisi cuaca ekstrem lainnya. Dia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah di Jakarta Selatan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan pekerjaan sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pada tanggal 12 Desember 2025, Polri menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka pengeroyokan di Kalibata. Kepolisian menyebutkan bahwa pengeroyokan tersebut dipicu oleh hutang sepeda motor yang belum lunas, yang menyebabkan penagih hutang, atau mata elang (matel), tewas di Kalibata. Selain melakukan pengeroyokan, sekelompok massa juga merusak dan membakar kios, warung, serta kendaraan bermotor sebagai bentuk pembalasan.

Kericuhan ini mengakibatkan kerugian material yang signifikan, dan Polda Metro pun melakukan evaluasi terhadap SOP penarikan kendaraan. Laporan ini disusun oleh Luthfia Miranda Putri untuk ANTARA pada tahun 2025.

Source link