Berita  

Harlah NU ke-100: Istighosah dan Donasi untuk Sumatra

Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung tertib pada Sabtu (31/1/2026). Sejak pagi, ribuan warga Nahdliyin mulai memadati arena acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dibuka dengan istighosah kubro bersama. Hujan ringan yang turun tak menyurutkan peserta untuk tetap bertahan dan mengikuti prosesi hingga selesai.

Rangkaian Acara Dimulai Sejak Pagi

Registrasi peserta dibuka pukul 06.00 WIB, lalu acara berlanjut dengan mahallul qiyam, doa bersama, rapat akbar, hingga penggalangan donasi untuk membantu korban bencana di Sumatera. Suasana peringatan Harlah NU ke-100 terasa padat kegiatan, tetapi tetap khidmat, sejalan dengan tema yang diusung tahun ini, yakni “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”.

Presiden Dijadwalkan Hadir Beri Arahan

Puncak acara ini dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto yang akan memberikan arahan. Selain itu, sejumlah pejabat negara juga telah diagendakan hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, serta Menteri Agama. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan besarnya perhatian pemerintah terhadap momentum satu abad NU.

PBNU Diharapkan Lengkap Hadir

Meski sejumlah tokoh penting PBNU seperti Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf dan Taujihat Rais ‘Aam PBNU belum tampak di lokasi pada awal kegiatan, harapan agar seluruh pimpinan dan unsur NU hadir pada hari berikutnya tetap menguat. Gus Yahya sebelumnya menyebut jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 8.000 hingga 10.000 orang, mencerminkan besarnya antusiasme jamaah dalam memperingati usia seabad organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.

Source link