Polri: Buron Interpol Riza Chalid Punya Paspor Indonesia
Isu soal posisi Polri kembali memantik perhatian publik, namun di tengah perdebatan itu muncul penegasan baru dari kepolisian mengenai satu nama yang juga tengah disorot: Riza Chalid. Polri menyebut buron Interpol tersebut masih memiliki paspor Indonesia, sebuah informasi yang menambah dimensi lain dalam penanganan kasus yang melibatkan dirinya.
Polri Tegaskan Posisi Institusi Tetap di Bawah Presiden
Di saat yang sama, ketegasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memastikan Polri tetap berada di bawah Presiden dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga profesionalisme dan netralitas korps Bhayangkara. Sikap itu dipandang sebagai upaya membatasi intervensi dari pihak mana pun, termasuk kementerian, agar fungsi utama kepolisian tidak bergeser dari tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menyatakan dukungannya terhadap posisi tersebut. Menurut dia, semangat Reformasi harus tetap menjadi pijakan agar Polri tidak kehilangan arah dalam menjalankan mandat publiknya.
Fokus pada Tugas Pokok dan Program Sosial
Mardiansyah menegaskan bahwa Polri seharusnya tetap fokus pada tugas inti, yakni menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Ia menilai, ketika institusi kepolisian berdiri dalam posisi yang jelas dan tidak mudah diintervensi, ruang untuk memperkuat profesionalisme akan semakin terbuka.
Ia juga menyebut independensi Polri bisa menjadi dorongan untuk memperluas program organisasi, termasuk kerja sosial yang selaras dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurut dia, penguatan peran organisasi semestinya diarahkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sejalan dengan Pandangan Muhammadiyah
Sikap serupa sebelumnya juga disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Ia menilai wacana menempatkan Polri di bawah kementerian tidak sesuai dengan arah Reformasi yang telah berjalan sejak 1998. Pandangan itu mempertegas bahwa perdebatan mengenai struktur kelembagaan Polri bukan sekadar soal administrasi, tetapi juga menyangkut konsistensi terhadap semangat perubahan pascareformasi.
Di tengah sorotan terhadap posisi institusi dan penanganan kasus buron internasional seperti Riza Chalid, penegasan soal paspor Indonesia miliknya menjadi bagian dari rangkaian isu yang kini ikut menguji ketegasan dan konsistensi aparat penegak hukum.
Source link












