Seorang pelaku pencurian toko sembako di Jalan Sulaiman, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), mengalami kejadian tragis setelah dikeroyok massa pada Kamis dini hari. Menurut Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha, awalnya ada tiga pelaku, namun hanya satu yang berhasil ditangkap. Kejadian bermula ketika korban yang sedang tertidur di tokonya dibangunkan oleh anaknya yang melihat pelaku berusaha mencuri. Korban segera berteriak maling, sehingga menarik perhatian warga sekitar yang datang untuk membantu. Pelaku dengan inisial KM berhasil ditangkap oleh warga, sementara dua pelaku lainnya berhasil kabur.
Setelah mendapatkan laporan dari warga, pihak kepolisian segera bergerak ke lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku. Sebelum dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku KM harus dibawa ke Puskesmas terlebih dahulu karena kondisinya memprihatinkan akibat pengeroyokan massa. Menurut keterangan korban, para pencuri tersebut tidak menggunakan senjata tajam saat melakukan aksinya.
Kejadian ini menunjukkan bahwa tindakan kekerasan terhadap pelaku tindak kriminal tidak dibenarkan. Hukum harus tetap ditegakkan sesuai prosedur yang berlaku demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tenteram bagi semua pihak.












