Berita  

Mitos Negara: Eksplorasi Penolakan dan Pengabaian

Prabowo Subianto Berkomitmen Melawan Kebocoran Kekayaan Indonesia

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan komitmen untuk menghentikan kebocoran kekayaan Indonesia yang merugikan negara dan rakyat. Dalam pidatonya di acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Prabowo memaparkan upaya pemerintahannya dalam menutup ratusan tambang ilegal.

Menurut Prabowo, tindakan menutup tambang-tambang tanpa izin merupakan langkah penting untuk menegakkan kedaulatan negara. Ia menyoroti salah satu tambang ilegal yang beroperasi selama 8 tahun tanpa rasa takut, sebagai contoh dari kebocoran kekayaan yang masih terjadi di Indonesia.

Upaya Menindak Penyelundupan dan Penyimpangan Kekayaan Negara

Prabowo juga menyampaikan keprihatinannya terhadap praktik penyelundupan dan penyimpangan kekayaan negara yang masih terjadi meskipun telah dilakukan langkah-langkah penindakan oleh aparat terkait. Ia menekankan bahwa tugas berat untuk memberantas kejahatan tersebut merupakan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan negara.

Prabowo menegaskan bahwa pemerintahan yang bersih tanpa korupsi merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan kekayaan alam yang melimpah, ia berkomitmen untuk melawan praktik kebocoran demi kepentingan negara dan seluruh rakyat Indonesia.

“Negara kita besar, negara kita luas, dan negara kita sangat sangat sangat kaya. Karena itu kuncinya adalah pemerintah harus bersih, pemerintah harus benar-benar tidak boleh korup, tidak boleh ada korupsi di pemerintah Republik Indonesia,” tegas Prabowo.

Source link