DPRD Kabupaten Pangandaran Mendukung Pemanfaatan Lahan di Cintaratu untuk Pusat Kegiatan Keagamaan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran sepenuhnya mendukung rencana pemanfaatan lahan seluas 4 hektar di Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, sebagai pusat kegiatan keagamaan. Lahan tersebut akan dijadikan lokasi pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran, pusat kegiatan Muslimat, dan fasilitas ibadah seperti masjid.
Dukungan Penuh dari DPRD Kabupaten Pangandaran
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, bersama Ketua MUI Pangandaran dan Kepala Desa Cintaratu telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang potensial tersebut. Mereka memastikan bahwa lahan tersebut layak untuk digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Menanggapi hal tersebut, Asep Noordin menyatakan, “Hari ini kami melihat lahan seluas 4 hektar milik Pemda bersama Ketua MUI Pangandaran dan Kepala Desa Cintaratu. Lahan ini akan digunakan untuk Majelis Ulama, Muslimat, dan fasilitas ibadah seperti masjid.”
Persiapan Pematangan Lahan
Lokasi lahan yang berkontur tanah berbukit memerlukan proses pemotongan tanah sebelum pembangunan fisik dapat dimulai. Meskipun ada persiapan teknis yang dibutuhkan, DPRD Kabupaten Pangandaran bertekad untuk mempercepat penataan dan pembangunan lahan tersebut.
Asep Noordin menegaskan, “DPRD akan mendorong pemerintah daerah untuk memberikan program kepada ulama dalam membangun keberadaan keagamaan di Kabupaten Pangandaran.”
Sinergi Ulama dan Umara
Asep Noordin juga menyoroti pentingnya kerjasama antara ulama dan pemerintah dalam memastikan stabilitas dan kemajuan daerah. Baginya, peran para tokoh agama sangat vital dalam pembangunan Kabupaten Pangandaran.
“Keberhasilan daerah ini akan terwujud jika umara dan ulama bekerja sama. Dengan pengetahuan ulama, program Pemerintah Daerah Pangandaran akan berjalan lancar dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Diharapkan kerjasama yang kuat antara pemerintah, ulama, dan masyarakat, terutama dalam pendidikan moral generasi muda, akan terus berlanjut di masa mendatang.












