Operasi Penyelamatan Orangutan Terdampak Karhutla di Kalimantan Tengah
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan urgensi dari operasi penyelamatan orangutan yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Ia memperjuangkan peningkatan sosialisasi dan patroli satwa secara lebih massif.
Kerja Sama dalam Konservasi Orangutan
Dalam keterangannya, Menhut Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa Kementerian Kehutanan terus meningkatkan kerja sama dengan BKSDA Kalteng dan sejumlah NGO dalam upaya konservasi orangutan. Saat ini, terdapat tiga NGO yang memiliki fokus pada konservasi orangutan Kalimantan, yaitu Orangutan Foundation International (OFI), Orangutan Foundation United Kingdom (OF-UK), dan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Langkah Pemerintah dalam Sosialisasi dan Penyelamatan
Menteri Raja Juli Antoni menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah menyosialisasikan nomor call center penyelamatan satwa liar dengan lebih massif kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat segera melaporkan keberadaan orangutan atau satwa liar lainnya di sekitar permukiman melalui nomor 081152185000 yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng.
Raja Juli Antoni meminta agar siapapun yang pertama kali menemukan satwa liar tersebut untuk segera menghubungi nomor tersebut, dan lembaga terdekat akan melakukan tindakan rescue atau penyelamatan.












