Presiden RI ke-7 Joko Widodo dijadwalkan meninjau kondisi masyarakat dan infrastruktur yang terdampak gempa bumi Flores di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung situasi di wilayah terdampak bencana.
Jokowi akan datang bersama Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dan jajaran pengurus partai. Rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Frans Seda, Maumere, sekitar pukul 13.00 WITA.
Menempuh perjalanan darat dan laut
Setelah mendarat di Maumere, rombongan akan melanjutkan perjalanan menggunakan jalur darat menuju Pelabuhan Ropa, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende. Dari pelabuhan tersebut, perjalanan diteruskan dengan kapal laut menuju Pulau Palue di Kabupaten Sikka.
Rute itu menjadi bagian dari rangkaian perjalanan Jokowi untuk mencapai wilayah yang menjadi tujuan peninjauan. Pulau Palue berada di Kabupaten Sikka, sementara Pelabuhan Ropa yang menjadi titik keberangkatan kapal berada di wilayah Kabupaten Ende.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago membenarkan jadwal kedatangan Jokowi ke wilayah tersebut. Kepastian itu disampaikannya saat dikonfirmasi di Maumere.
“Dijadwalkan tiba siang ini, perjalanan via jalur darat menuju Maumere dan dari Pelabuhan Ropa dengan kapal menuju Palue,” kata Juventus.
Meninjau dampak gempa Flores
Agenda utama kunjungan Jokowi adalah melihat secara langsung kondisi masyarakat serta infrastruktur yang terdampak bencana gempa bumi Flores. Peninjauan ini akan berlangsung di Pulau Palue setelah rombongan menempuh perjalanan dari Bandara Frans Seda menuju Pelabuhan Ropa dan kemudian menyeberang menggunakan kapal.
Kehadiran Jokowi di lokasi juga menjadi bagian dari kunjungan kerja yang mempertemukan rombongan dengan kondisi lapangan di wilayah terdampak. Informasi mengenai kepastian kedatangan tersebut disampaikan oleh pemerintah daerah setempat melalui Bupati Sikka.
Dengan jadwal tiba sekitar pukul 13.00 WITA di Maumere, rombongan selanjutnya dijadwalkan bergerak menuju Pelabuhan Ropa sebelum melanjutkan perjalanan laut ke Pulau Palue, Kabupaten Sikka.












