Berita  

RSUD Pasar Minggu Penuh, Ratusan Pasien Masuk Waiting List

Keterbatasan ruang rawat inap di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, membuat pasien harus masuk daftar tunggu yang jumlahnya disebut mencapai 50 hingga ratusan orang. Kondisi tersebut disoroti Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Nabilah Aboebakar Alhabsyi dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Nabilah mengatakan keluhan mengenai sulitnya memperoleh ruang perawatan di rumah sakit milik pemerintah daerah itu terus diterimanya hingga Rabu (30/9/2026). Menurut dia, penuhnya ruang rawat inap terjadi karena banyak pasien dari wilayah DKI Jakarta masuk dan menjalani perawatan di RSUD Pasar Minggu.

“Saya banyak menerima keluhan terkait tidak adanya ketersediaan ruang inap di rumah sakit RSUD Pasar Minggu yang dikarenakan penuhnya pasien, banyaknya pasien di DKI Jakarta yang masuk ke RSUD Pasar Minggu,” kata Nabilah dalam rapat tersebut.

Antrean rawat inap mencapai ratusan pasien

Nabilah menyebut antrean tidak hanya berjumlah puluhan pasien. Dalam kondisi tertentu, daftar tunggu untuk memperoleh ruang rawat inap bahkan dapat mencapai ratusan orang.

“Itu membuat ketersediaan ruangan menjadi waiting list sampai 50 dan bahkan ratusan,” ujarnya.

Ia mengaitkan kepadatan pasien dengan meningkatnya sejumlah penyakit di Jakarta. Penyakit yang disebut antara lain influenza tipe A, demam berdarah dengue (DBD), dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Sedang di DKI Jakarta ini sedang banyak penyakit influenza tipe A, DBD, dan ISPA. Lagi tinggi di DKI Jakarta,” kata Nabilah.

Keterbatasan rumah sakit mitra BPJS

Selain tingginya jumlah pasien, Nabilah menilai situasi di RSUD Pasar Minggu berkaitan dengan terbatasnya pilihan rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di kawasan tersebut. Ia menyebut tidak ada rumah sakit swasta di Kecamatan Pasar Minggu yang menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Menurut Nabilah, kondisi itu membuat pasien yang membutuhkan layanan kesehatan dengan skema BPJS Kesehatan lebih banyak mengandalkan RSUD Pasar Minggu. Ketika kapasitas ruang rawat inap rumah sakit tersebut penuh, pasien kemudian harus menunggu sebelum mendapatkan tempat perawatan.

Persoalan ketersediaan ruang inap itu disampaikan Nabilah dalam forum paripurna DPRD DKI Jakarta sebagai bagian dari sorotan terhadap layanan kesehatan di wilayah Jakarta. Ia menekankan bahwa antrean terjadi saat sejumlah penyakit, termasuk influenza tipe A, DBD, dan ISPA, sedang tinggi.

Source link