Ciseeng diguncang cuaca buruk pada Selasa (18/11/2025) siang, ketika angin kencang disertai hujan deras merusak puluhan bangunan di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Dalam hitungan menit, atap rumah beterbangan, sejumlah bagian bangunan rusak, dan papan reklame ikut roboh. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Kampung Setu, Desa Parigimekar.
77 Bangunan Terdampak, Mayoritas Rumah Warga
Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Ciseeng, Bogor, Tajudin, menyebut data awal menunjukkan total 77 bangunan terdampak bencana alam tersebut. Rinciannya, 75 rumah warga, satu SDN Ciseeng, dan satu Masjid Istikomah. Dari jumlah itu, 35 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 40 rumah lainnya rusak ringan.
Kerusakan paling banyak terlihat pada bagian atap dan struktur penutup bangunan yang tak mampu menahan terjangan angin. Warga yang berada di lokasi sempat panik saat cuaca berubah cepat dan hembusan angin datang bersamaan dengan hujan deras.
Sekolah dan Masjid Ikut Rusak
Tak hanya permukiman, fasilitas umum juga ikut terdampak. SDN Ciseeng mengalami kerusakan cukup serius, dengan genteng ambrol dan tiga ruang kelas tergenang air akibat atap bocor. Kondisi itu membuat aktivitas belajar berpotensi terganggu sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
Masjid Istikomah juga tak luput dari dampak cuaca ekstrem. Meski tingkat kerusakannya belum dirinci lebih jauh, bangunan rumah ibadah itu masuk dalam daftar fasilitas yang terdampak dan perlu segera diperiksa.
Tidak Ada Korban Jiwa
Di tengah kerusakan yang cukup luas, Tajudin memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Situasi di lapangan kini berangsur terkendali, sementara petugas dan pihak terkait terus melakukan pendataan untuk mengetahui kebutuhan warga yang rumahnya rusak.
Penanganan lanjutan masih difokuskan pada pendataan bangunan, pemetaan tingkat kerusakan, serta membantu warga terdampak agar bisa segera menempati hunian yang lebih aman.
Source link












