Rismon, yang menjadi tersangka atas tuduhan menggunakan ijazah palsu terkait Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), meminta maaf dan memberikan klarifikasi melalui saluran YouTube Balige Academy pada Rabu (11/3). Dalam klarifikasi tersebut, Rismon menemukan sejumlah temuan baru yang didukung secara ilmiah dan akademik, terutama mengenai keaslian ijazah Jokowi. Menurutnya, emboss dan watermarks dalam ijazah tersebut menunjukkan konsistensi yang mendukung keaslian dokumen itu. Rismon juga memberikan permintaan maaf kepada Jokowi dan masyarakat terkait temuan barunya. Wapres Gibran pun mengungkapkan bahwa bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan merajut kembali tali persaudaraan. Ia juga menghargai upaya Rismon dalam menyampaikan klarifikasi dan kesiapannya untuk meninjau kembali pernyataan sebelumnya dengan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Wapres Gibran Peluk Rismon Usai Berdamai: Kita Saudaraan
Read Also
Recommendation for You

Yon TP perlu menjadi bagian dari desain pertahanan nasional yang saling terhubung dengan satuan dan fungsi lainnya.

Polda Metro Jaya menempatkan pemulihan korban sebagai bagian dari penanganan dugaan penganiayaan terhadap anak buah…

Dudung menilai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) memiliki tanggung jawab penting untuk mengawal sekaligus menyelesaikan persoalan…

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menilai pengelolaan Indonesia tidak dapat sepenuhnya…

Rotasi besar-besaran di tubuh Polri dinilai tidak boleh berhenti sebagai pergantian personel. Komisioner Kompolnas Choirul…







