Pemerintah akan mengadakan pelelangan enam proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pada semester pertama tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengurangi volume sampah dan mendorong pengembangan energi terbarukan. Menurut Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, keenam proyek tersebut diharapkan dapat mengelola sekitar 7.000 ton sampah setiap hari. Program ini dinyatakan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang fokus pada penanganan sampah di daerah perkotaan dengan tingkat produksi sampah yang tinggi, sekitar 1.000 ton/hari. Rincian proyek-proyek tersebut antara lain PSEL Lampung Raya untuk wilayah Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Lampung Timur dengan kapasitas 1.167 ton per hari. Selanjutnya, PSEL Kabupaten Bekasi di TPA Burangkeng dengan kapasitas 1.500 ton per hari, dan PSEL Medan Raya di TPA Terjun dengan kapasitas 1.700 ton per hari. Di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, terdapat PSEL Semarang Raya di TPA Jatibarang dan PSEL Surabaya Raya, masing-masing dengan kapasitas 1.100 ton per hari. Terakhir, PSEL Serang Raya di TPA Cilowong direncanakan untuk dapat mengolah 1.161 ton sampah setiap harinya.
Hari Bumi 2026: Sekolah Jakbar Olah Sampah jadi Ekoenzim
Read Also
Recommendation for You

Universitas Muhammadiyah Jakarta Berdiri di Barisan Kebijakan Kesehatan Pada Hari Kebangkitan Nasional, Universitas Muhammadiyah Jakarta…

Sidang Kasus Andrie Yunus Ditunda, Ahli Pidana Akan Diundang pada Sidang Berikutnya Pemeriksaan ahli dalam…

Pria Misterius Ditemukan Meninggal Akibat Tertabrak Kereta di Lenteng Agung Pada hari Selasa, 19 Mei…









