Berita  

Sekolah Terdampak Abu Anak Krakatau: Belajar dari Rumah

Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Dapat Menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan sekolah yang terdampak cukup berat oleh abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menerapkan pembelajaran jarak jauh. Kebijakan tersebut dapat dilakukan dengan pembelajaran dari rumah secara daring maupun di lokasi tertentu yang dinilai aman.

Penyesuaian Pembelajaran dengan Indeks Standar Pencemaran Udara

Mu’ti mengatakan bahwa penyesuaian kegiatan belajar dapat mengacu pada indeks standar pencemaran udara di wilayah yang terdampak. Dia menekankan perlindungan, keselamatan, dan kesehatan warga sekolah, baik siswa maupun guru, harus menjadi prioritas utama dalam menentukan kegiatan pembelajaran.

“Di daerah-daerah yang terdampak oleh erupsi Anak Gunung Krakatau, dapat dilakukan penyesuaian pembelajaran yang dilakukan dengan mengacu pada nilai indeks standar pencemaran udara di daerah-daerah yang terdampak,” jelas Mu’ti. Wilayah yang terdampak cukup berat dilaporkan terdapat di Banten dan Lampung.

Wilayah Terdampak di Banten dan Lampung

Menurut Mendikdasmen, sejumlah wilayah yang dilaporkan terdampak cukup berat berada di Banten, seperti Kabupaten Serang, dan di Lampung, seperti Tanggamus, Bandar Lampung, dan Lampung Selatan. Mu’ti menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran harus tetap berlangsung dengan aman dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

Source link